Pages

Selasa, 18 Maret 2014

Maaf dan....

Tak apa kamu menyebut ini sebagai salah satu bentuk keegoisanku. Tapi bagaimana aku bisa bertahan dengan keadaan yang tak bisa aku terima? Maaf jika posisiku sebagai kekasihmu mengganggu masa depanmu, aku hanya tak tau bagaimana membunuh rasa cemburu yang berlebihan dan menyembunyikan rasa kecewa yang terlanjur tumbuh dihatiku sejak peristiwa itu. Anggap saja aku sebagai kekasih yang tak baik, dan mungkin itu gelar yang pantas kau sematkan untukku. Aku hanya tak cukup mampu menghilangkan ingatanku tentang kejadian-kejadian yang seharusnya aku tak boleh tau, rasakan bahkan melihatnya. Karena belum belum tau cara mengikhlaskan sesuatu, belum belajar untuk tidak cemburu dan kecewa, hatiku saja kadang harus berpura-pura menerima hanya demi hubungan kita baik-baik saja. Tapi sekarang entahlah, setiap kali datang goncangan dalam hati kita, aku hanya bisa menyerah, mungkin terlalu lelah. Aku tau saat ini yang kamu butuhkan adalah seorang wanita yang bisa mengesampingkan rasa cemburu dan kecewa dan tetap mengiyakan semua untukmu, sekarang aku belum cukup mampu atas itu semua. Apapun itu selamat bahagia dan kamu berhak mendapatkan wanita yang lebih kuat untuk mendampingi hatimu :) :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar