Pages

Kamis, 18 September 2014

0

Mata sembab sisa tangisan semalam aku bawa ke meja kerjaku. Dengan sisa ingatan yang menyakitkan tentang kita berdua. Iya semalam kita bertengkar hebat dan kata-kata yang seharusnya tak kau ucapkan, akupun mendengarnya, lagi. hal seperti ini sudah kita alami berulang kali dan kau masih tetap saja sama. Dengan egoismu dan semua visi misimu yang akhirnya akan membuat kamu, bahkan kita menjadi tidak baik.

Di ruangan berukuran 5x5 cm dengan 3 orang, 3 meja dan 1 rak besar yang dibiarkan di letakan di sudut ruangan. cukup luas memang, tapi masih saja aku merasa sesak dengan beban yang teramat banyak dipikiran dan di hatiku

Jumat, 08 Agustus 2014

Ngeselin loh

Keren ya kamu.. kamu bikin aku sampe ngerasa kalau aku emang gak berati banget... hebat..
Makasih udah bikin aku siapsiap untuk pergi.. kamu emang pinter.. pelan-pelan ngejauhnya....

Nyesel? Banget... italah nyesel banget.. ahahha kamu itu orang paling ngeselin yang pernah aku temuin selama ini!!

Kok ya bisa aku sama kamu.. orang yang gak tau diri... orang yang sok kegantengan! Munafik!! Maunya menang sendiri!! Egois !! Kejam ngelebihin fir'aun ajah,,,!

Kamis, 07 Agustus 2014

Lelah

Lelah dengan perasaan yang aku punya. Sebegitu besarkah rasaku ini untukmu? Atau aku sudah kehilangan kewarasanku karena otaku terlalu penuh dengan kamu, kamu, kamu dan kamu terus.

Kenapa harus terlalu banyak menuntut? Aku lelah, lelah sekali dengan yang ini. Keadaanlah yg membuat segalanya berubah. Atau aku yang tak siap dengan apa yang ada diluar kenyamananku?

Kadang kamu terlalu mudah membuatku hancur. Bahkan aku sendiri tak pernah menyangka kamu dapat melakukan itu, orang yang amat aku cintai. Atau aku yang terlalu berlebihan dalam mencintaimu?

Cukupkanlah segala pahit ini. Apa kamu lelah menciptakan kebahagiaan untuk kita? Atau kamu sudah menemukan kebahagiaan lain diluar aku? Katakanlah agar aku tak mengharapkanmu terlalu lama.

Senin, 07 Juli 2014

There is Always a SADNESS beside a HAPPINESS

Mungkin aku yang belum siap dengan segala perubahan. Iya, semuanya kamu rubah dengan tiba-tiba, rasanya untuk menghela nafas saja tak kau ijinkan. Semuanya serba kilat.

Whatever, kamupun ternyata punya hak atas itu. Apalah, rasanya beberapa bulan ini begitu menyedihkan, atau sengaja kamu buat menjadi sesedih ini?? atau kamu lagi menguji aku? atau memang ingin membuat jarak? iya jarak, biar jauh, menjauh dan pergi.

Apa sudah habis waktuku untuk merasakan bahagiamu? bahagiaku? bahkan bahagia kita? atau aku yang terlalu berlebihan? terlalu berdrama? nyatanya selama ini apa yang aku cemaskan, aku takutkan, aku khawatirkan benar-benar terjadi, bukan mau mendahului Tuhan, kebetulan segalanya memang terjadi dan Tuhan mengijinkannya aku untuk menyaksikan, iya menyakitkan.

" Aku memang bukankanlah Tuhan Yang Maha Tau, namun sedikit saja kamu berpaling aku bisa merasakannya."
Bagaimana bisa, apa yang kamu ucapkan dengan sengaja kamu langgar?? kenapa begitu?? Pernahkah kamu memikirkan bagaimana terlukanya aku? bagaimana aku harus dengan 'biasa' menerima semuanya?? Aku yang harus pura-pura lupa dengan segala ucapanmu.Apa kamu juga lupa bahwa yang kamu pertaruhkan itu hatiku dan perasaanku? 

Terima kasih untuk telah membuatku merasakan hal yang tidak pernah aku bayangkan. Terimakasih untuk "MIMPI BURUK" yang indah yang sudah kamu ciptakan. Terimakasih untuk tamparan hebat, yang membuatku sadar, MENCINTAIMU TAK PERLU DENGAN HATI !!!! 

Rabu, 02 April 2014

Aku Kalah

Untuk merindukanmu saja aku takut, takut mengganggu hidupku. Karena hal yang paling menyakitkan itu bukan karena akmu sudah tidak mencintaiku lagi, tapi karena aku harus menghilangkan perasaan sayang dan cinta yang teramat dalam terhadapmu. Susah, susah betul aku mencobanya. Lelah karena harus ada pada posisi dimana aku harus menjauhimu demi kamu. Mungkin kamuboleh saja pergi, tapi ku mohon tinggalkanlah cinta dan sayangmu untukku. Aku membutuhkan itu. 

Maaf, karena aku tak baik dimatamu. Melalui sikapmu akhir-akhir ini itu semua menjadi satu tamparan hebat, agar aku segera menyerah. Dan kini aku kalah. Iya aku kalah.

Jumat, 28 Maret 2014

Untuk Ibe

Mungkin memang iya, aku terlalu banyak menuntut, aku terlalu memaksakan segalanya, kurang sadar diri, tapi semata-mata apa yang aku usahakan saat ini bukan untuk kepentinganku, tapi untuk kita.Tak lebih cuma pengen hubungan kita baik-baik saja. Dengan sadar aku akui memang cara ku salah, selalu salah mungkin. Itu sebabnya aku pengen kamu supaya tau cara yang benar.

Dan untuk kesekian kalinya akupun gagal mempertahankan apa yang menjadi kebanggaanku, iya kamu. Kamu memilih diam dan menghindar atau lebih tepatnya kita sama-sama diam dan menghindar. Sedih? iya sedih, hati wanita mana yang mau merasakan hal sepertiku? Kecewa? iya kecewa banget. Tapi aku bisa apa kalau memang ini kenyataannya dan gak bisa dihindari?. Saat ini yang bisa aku lakukan cuma berdoa supaya Tuhan selalu menjadikanku wanita yang selalu kuat dalam keadaan apapun, sesulit apapun, serumit apapun.

Buat kamu rumah ternyaman yang pernah aku huni, terimakasih sudah pernah mengijinkan aku untuk bermimpi hal yang begitu indah, merancang masa depan adalah hal yang akan selalu aku rindukan. Bercerita dan membiarkan tubuhku bersandar di bahumu adalah tempat terindah saat aku benar-benar lelah dengan kehidupan nyata. Pelukanmu, selimut terhangat yang pernah ada di dunia.

Terimakasih Ibe 

Rabu, 26 Maret 2014

:(

Ku harap kau sadari 
Tak mungkin lagi kita tuk bersama 
Ku harap kau mengerti 
Percuma memaksakan semua ini 
Seisi dunia seakan menentang kita 
Lebih baik kita akhiri Sebelum semua tersakti 
Ku kan selalu mencintai dirimu 
Tak pernah ku sesali 
Semua yang telah kulalui denganmu 
Kau ajarin ku cinta 
Kelak ku tahu apa yang ku cari 
Semoga dirimu bahagia walau tak bersamaku 
Cinta tak harus memiliki 
Tak selalu berakhir indah 
Ku kan selalu mencintai dirimu 
Semoga dirimu bahagia walau tak bersamaku 
Lebih baik kita ahkiri 
Sebelum semua tersakti 
Ku kan selalu mencintai dirimu 
Cinta tak harus memiliki 
Tak selalu berakhir indah 
Ku kan selalu mencintai 
Ku kan selalu mencintai 
Ku kan selalu mencintaimu 

Selasa, 18 Maret 2014

Mungkin Kita Terlalu Lelah Untuk Ini

Kita, apa masih sama seperti saat pertama kali kamu mengaitkan jemarimu di sela-sela jemariku?. Ah, ternyata sudah banyak waktu yang kita jalani. Banyak perbedaan yang semakin nyata dan semakin menonjol. Aku dengan segenap apa yang menjadi kebenaranku, dan kamu dengan segala yang menjadi benarmu.

Aku tak tau keadaan ini akan bertahan selama apa?. Berakhir dengan seperti apa?. Aku meraba-raba tapi tetap saja abu-abu. Berubah, iya itulah yang menjadi temanku. Aku semakin tak mengenalimu, bahkan aku merasa kamu menyuruhku untuk pergi meninggalkanmu. Ada hal lain yang membuatmu merasa lebih baik selain aku. Tapi apalah aku, hanya kamu perbolehkan menebak-nebak situasi tanpa berakhir dengan penjelasan. Jenuh, mungkin itu alasan utama kita memilih untuk menjadikan keadaan menjadi seperti ini. Kita sama-sama jenuh dengan kita, dengan hal yang biasa kita lakukan. Kita sama-sama lelah. Apa ini sudah waktunya untukku menyerah?

Maaf dan....

Tak apa kamu menyebut ini sebagai salah satu bentuk keegoisanku. Tapi bagaimana aku bisa bertahan dengan keadaan yang tak bisa aku terima? Maaf jika posisiku sebagai kekasihmu mengganggu masa depanmu, aku hanya tak tau bagaimana membunuh rasa cemburu yang berlebihan dan menyembunyikan rasa kecewa yang terlanjur tumbuh dihatiku sejak peristiwa itu. Anggap saja aku sebagai kekasih yang tak baik, dan mungkin itu gelar yang pantas kau sematkan untukku. Aku hanya tak cukup mampu menghilangkan ingatanku tentang kejadian-kejadian yang seharusnya aku tak boleh tau, rasakan bahkan melihatnya. Karena belum belum tau cara mengikhlaskan sesuatu, belum belajar untuk tidak cemburu dan kecewa, hatiku saja kadang harus berpura-pura menerima hanya demi hubungan kita baik-baik saja. Tapi sekarang entahlah, setiap kali datang goncangan dalam hati kita, aku hanya bisa menyerah, mungkin terlalu lelah. Aku tau saat ini yang kamu butuhkan adalah seorang wanita yang bisa mengesampingkan rasa cemburu dan kecewa dan tetap mengiyakan semua untukmu, sekarang aku belum cukup mampu atas itu semua. Apapun itu selamat bahagia dan kamu berhak mendapatkan wanita yang lebih kuat untuk mendampingi hatimu :) :D

Kamis, 13 Maret 2014

4 , 5 , 6 Maret 2014

HAPPY TENMONTHVERSARRY...........................
HAPPY BIRTHDAY TO ME................................
HAPPY BIRTHDAY TO BIAN.................................


yeyyeyyelalalalalala haphappphapp

Emezing banget bulan maret ini, yap, ada 3 hari yang istimewa sekali !!!! dan tiga hari berturut-turut kejadiannya. Suatu kebetulan yang gak terduga dan tanpa rencana, eh ini pasti rencana Tuhan aku Yang Super Maha Asiikkk.Tanpa bantuan tangan ajaib-Nya gabakal ada yang se spesial di bulan Maret ini, Big Thanks and BIG SUPER SYUKUR TO ALLAH :*

4 Maret 2014
Genap 10 bulan aku sama Bian pacaran, semua kesel, seneng, sedih, berantem, bete, ngeselin, diem-dieman, ngakak bareng-bareng, semua perasaan yang ada di bumi pertiwi Indonesia khususnya dan jagat raya pada umumnya udah pernah kita rasain dan alamin :D. Well, semua itu yang membawa hubungan aku sama Bian sampai pada umur 10 bulan, I Wish, bulan-bulan berikutnya bisa bersama Bian terus, forever and ever ever lah pokoknya :D