"Saat Tuhan menganugerahkan rasa yang indah hadir dalam hidupku, aku telah meyakini bahwa apa yang ku rasa itu datang melalui dirimu. Kamu yang kunamakan sebagai cinta, dan kubiarkan membentuk rindu"
![]() |
| clasped |
Waktu itu, tanggal 22 April 2013, pertama kalinya kita saling bergenggaman, jemari kita terpaut pada satu titik, tanpa jarak dan begitu dekat. sejak saat itu degup jantungku tak bisa ku atur, rasa-rasanya keindahan menjelma nyata, entah perasaan apa yang datang saat itu, pantaskah aku sebut itu cinta? Yah cinta, terlalu cepat aku memaknainya dengan sebutan cinta. Hanya senyumku yang merasakan apa digetarkan dalam hatiku. Setiap kali mata kita saling berpandang dalam satu garis linier, setiap itu juga seluruh kerja jantung dan darahku berlipat-lipat lebih cepat dari biasanya.
Seiring dengan erat tangan kita dan kuatnya hati kita, kita mengerti tanpa ada kata. Segaris berjalan lebih panjang dari biasanya, semua ini karena kita memperjuangkan apa yang apa yang menjadi tujuan kita, yaitu bahagia bersama. Bersama hanya aku dan kamu didalamnya.
Sebuah perjalan yang panjang dengan sekian tantangan yang ahrus kita hadapi didepan, menembus kelas demi cahaya terang yang kita impikan. Kamu menguatkan aku dan aku menguatkan kamu, tanpa disadari semua itu terjadi tanpa kita bicarakan, yah hati kita yang membimbingnya.
Sekian banyak celaan, cobaan dan segala macam apa yang hendak membuat kita jauh dan jatuh, telah kita lawan, dan akhirnya 4 Mei 2013 kita mengikrarkan dan membuat suatu tanda dalam hidup kita. Sebuah tanda yang hanya bisa dimengerti oleh kita, oleh aku dan kamu.
"Maafkan aku, sembunyikan cinta kita, mungkin aku pengecut yang takkan pantas, dapatkan cinta setulus yang telah kau berikan. Tapi di hati kaulah yang tempati tahta dalam keagungan tertinggi "Yah, sempat aku menutupi rasa ini meski sering kali kamu berontak dan ingin menunjukkan kepada dunia bahwa "aku milikmu dan kamu milikku" tapi kamu memaklumi segalanya, dengan kisah yang tak mampu ku ucap, kamupun mengerti tentang kesiapan hatiku.
Lama aku bersembunyi, lama juga aku simpan sebuah kesakitan, aku tak mampu berjalan dalam malam terlalu lama. Dengan keteguhan hati kinipun aku mengerti apa yang telah aku sikapi tak layak jika dirasakan berkepanjangan. Aku yang telah kau ajarkan untuk berani melihat dunia nyata yang lebih indah.
Terima kasih atas rasa yang kau titipkan di hatiku, dan biarkan aku menjadikanmu sebagai tujuan hidupku, dan biarkan aku mendampingi kisahmu, berbagilah denganku, karena aku hanya ingin mengukir sejarah hidupku hanya bersamamu, yaaa hanya bersama dirimu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar